Script ini adalah kumpulan optimasi sistem untuk perangkat Android yang sudah di-root. Tujuannya adalah untuk meningkatkan performa, mengurangi lag, dan membersihkan file-file sampah. PERHATIAN: Penggunaan script ini memerlukan akses root dan mungkin memiliki risiko. Lakukan dengan hati-hati dan risiko ditanggung sendiri.
- Light Scheduler Tweaks: Menonaktifkan
sched_autogroup_enableduntuk mengurangi latency. - Reduce CPU Latency: Mengaktifkan
sched_child_runs_firstuntuk prioritas thread child. - Boosting Performance While Charging: Meningkatkan performa saat perangkat sedang diisi daya.
- Optimasi I/O Scheduler: Memungkinkan pemilihan I/O scheduler dan mengatur
read_ahead_kb. - Clear System Cache: Membersihkan cache sistem untuk membebaskan memori.
- Set Cache Ratio: Mengatur rasio
dirty_ratiodandirty_background_ratio. - Cleaning Up Junk Files: Menghapus file-file log, statistik penggunaan, ANR, tombstone, dan cache aplikasi.
- Optimizing Dalvik/ART VM Cache: Mengatur parameter heap VM.
- Disable GMS Background Usage (opsional): Mencegah Google Mobile Services berjalan di latar belakang (membutuhkan command
cmd). - Kill GMS Apps (opsional): Mematikan paksa beberapa aplikasi GMS.
- Close Background Apps: Menutup aplikasi yang berjalan di latar belakang.
- Force Kill Apps: Mematikan paksa aplikasi pengguna yang tidak masuk ke dalam daftar putih (whitelist).
- Aggressive User App Cleanup (fallback): Metode pembersihan aplikasi pengguna yang lebih agresif sebagai langkah terakhir.
- Pastikan perangkat Android yang digunakan sudah memiliki akses root.
- Download script
Universal-Optimizer-for-Android-Snapdragon.sh. - Buka aplikasi terminal di Android (seperti Termux atau Terminal Emulator).
- Navigasi ke direktori tempat script di simpan.
- Berikan izin eksekusi pada script:
chmod +x universal_optimizer.sh
- Jalankan script dengan perintah
su(super user):su -c "./universal_optimizer.sh" - (Opsional) Anda bisa menentukan I/O scheduler saat menjalankan script:
Ganti
su -c "./universal_optimizer.sh cfq"cfqdengan scheduler lain yang tersedia di perangkat anda. Jika tidak diisi, script akan meminta input secara interaktif.
Script melakukan beberapa optimasi dengan perintah-perintah su (super user). Berikut penjelasan singkat beberapa bagian penting:
- Bagian awal script mengatur tweak kernel dan properti sistem untuk meningkatkan responsivitas.
- Bagian I/O scheduler memungkinkan anda memilih scheduler yang berbeda untuk manajemen disk.
- Pembersihan cache dan file sampah membantu membebaskan ruang penyimpanan dan memori.
- Optimasi Dalvik/ART VM bertujuan untuk meningkatkan kinerja aplikasi.
- Penonaktifan dan mematikan aplikasi GMS (jika diaktifkan) yang dapat membantu mengurangi penggunaan sumber daya di latar belakang.
- Bagian akhir script secara agresif menutup aplikasi pengguna untuk membebaskan memori.
Hapus bagian yang di tandai sebagai agresif untuk menghindari proses yang tidak diinginkan terbunuh.
Beberapa aplikasi sistem penting dimasukkan ke dalam daftar putih agar tidak dimatikan secara paksa oleh script, antara lain:
init zygote zygote64 system_server servicemanager hwservicemanager vndservicemanager surfaceflinger com.android.systemui com.android.settings android.hardware.keymaster@4.0-service-qti android.hardware.bluetooth@1.0-service-qti android.hardware.camera.provider@2.4-service android.hardware.gnss@2.0-service-qti android.hardware.graphics.allocator@2.0-service android.hardware.graphics.composer@2.1-service android.hardware.health@2.1-service android.hardware.sensors@1.0-service android.hardware.usb@1.0-service android.hardware.wifi@1.0-service com.xiaomi.parts vendor.display.color@1.0-service vendor.qti.hardware.soter@1.0-service vendor.qti.hardware.vibrator.service vendor.qti.hardware.tui_comm@1.0-service-qti
- Akses Root Diperlukan: Script ini hanya berfungsi pada perangkat Android yang sudah di-root.
- Risiko Penggunaan: Penggunaan script ini dapat menyebabkan masalah pada sistem jika tidak dilakukan dengan benar. Di rekomendasikan untuk membackup data penting sebelum menjalankan script ini.
- Hati-hati dengan Perintah
kill -9: Perintahkill -9mematikan proses secara paksa dan dapat menyebabkan hilangnya data atau masalah sistem lainnya jika digunakan secara tidak tepat. Script ini menggunakan perintah ini sebagai langkah terakhir untuk membersihkan aplikasi.
Skrip ini masih dalam tahap pengembangan awal, dan masih memiliki banyak sekali bug yang perlu di perbaiki. Jika anda memiliki ide untuk meningkatkan script ini, jangan ragu untuk memberikan kontribusi melalui Issue atau pull request!